Saturday, January 25, 2020

Jika Tidak Ada Anugerah dari Allah, Maka Kamu Tidak Akan Mau Berbuat Ketaatan

Ini adalah nasehat yang sangat pendek dan singkat namun ketahuilah bahwa makna dan hikmah yang kita ambil sangat banyak. Baca pelan-pelan kemudian hayati.

Jangan sekali-kali kamu merasa bahwa kamu adalah ahli berbuat ketaatan dan jangan sekali-kali kamu merasa ketaatanmu bisa mendekatkan kamu kepada Allah SWT. atau bisa memasukkanmu ke dalam syurga-Nya. Akan tetapi, merasalah bahwa ketaatan yang kamu perbuat itu lantaran anugerah Allah SWT. kepadamu dan kamu sudah dikeluar dari perbuatan maksiat dan kembali kepada Allah SWT. Jika tidak ada anugerah Allah SWT. niscaya kamu tidak akan mau berbuat ketaatan, dan sesungguhnya anugerah Allah yang diberikan kepadamu itu karena fadlullah semata, bukan karena amal yang menyertaimu.

ذلك فضل الله يؤتيه من يشاء

Sunday, December 1, 2019

"GEMPITA WISUDA GENDERANG PERANG LAWAN KETERBELAKANGAN"

"GEMPITA WISUDA GENDERANG PERANG LAWAN KETERBELAKANGAN"
Oleh: Abdul Manan Marda
Bersyukur kehadirat Ilahi yang Maha Tinggi, yang Maha bijaksana, atas karunia kebergairahan menuntut ilmu para kader-kader Nahdlatul Wathan. Salah satu bukti nyata, gempita wisuda IAIH NW Lombok Timur menjadi salah satu bukti nyata akan nikmat Allah yang telah menganugerahkan anak bangsa semangat dan antusias dalam menuntut ilmu, khususnya ilmu agama yang akan dibawa pulang menjadi bekal hidup dan berkehidupan, bahkan yang terpenting mengantarkan kita kepada keridoan Allah dan jannah-Nya.
Hari ini viral di medsos expresi syukur atas terselesainya jenjang akademik strata satu dari kampus Institut Agama Islam Hamzanwadi ini. Aura dan bias semangat para wisudawan- wisudawati menjadi aura dan bias positif untuk derap langkah perjuangan. Sebagaimana nama dari perguruan Tinggi ini, HAMZANWADI, adalah representasi dari semangat awal yang dikobarkan oleh sang pendiri, Maulanasyaikh. Bersyukur dan beruntunglah para wisudawan dan wisudawati dapat menuntaskan perjuangan menuntut ilmu yang tentunya insyaAllah memperoleh keberkahan dari Sang Pendiri yang tidak lain seorang ulama sekaligus pahlawan Nasional.
Wisuda adalah awal dari langkah baru di dunia baru. Selamat tinggal keterbelakangan menuju masa depan yang lebih unggul dan gemilang. Pasti para yang berbahagia wisudawan wisudawati menyadari betul bahwa tak kan bisa berada di ruangan dan suasana yang terhormat ini kalau saja cengeng-cengeng saat kuliah. Mereka telah menanamkan dalam hati tak akan bisa peroleh bahagia hari ini didoa, dikukuhkan, dijabat tangannya menerima ucapan selamat, sekiranya tidak kuat bertahan sampai menyelesaikan kuliah.
Optimisme begitu menyeruak kepermukaan menyaksikan kader-kader Nahdlatul Wathan diwisuda. Seakan membawa pesan, kami siap maju menjadi pejuang Islam menurut bidang dan talenta masing-masing dengan tetap mengibarkan panji merah putih dan panji Nahdlatul Wathan sebagai isyarat arah yang jelas perjuangan, demi kemajuan agama dan bangsa.
Disaat yang sama saya sering membayangkan bagaimana rasa bangga sekaligus haru dalam moment-moment akademik seperti itu. Bangga karena kesyukuran tiada terkira ditakdirkan Allah bisa menjadi bagian dari keluarga besar ngiring ulama warosatul ambiya Maulanasyaikh yang telah memulai gerakan dan kebangkitan tanah air yang dilabel beliau sebagai Nahdlatul Wathan. Sementara terharu kadang melihat siapa-siapa yang berada dibelakang kesuksesan kita, dialah orang tua termasuk guru.

Maka saya begitu menikmati ketika mendengarkan lagu "Titip Rindu Buat Ayah" yang dilagukan oleh penyanyi yang sudah melegenda Ebiet G. Ade. Saking mengesankannya lagu ini, mampu menyadarkan kita betapa peran ayah dalam kesuksesan kita, termasuk sampai bisa menyelesaikan pendidikan di perguruan tinggi, peran ayah tidak bisa disepelekan. Menariknya, di youtube, ternyata lagu ini juga banyak dipakai mengisi momen sakral akademik itu, untuk mengingatkan dan menyadarkan para wisudawan wisudawati betapa orang tua makhluk yang tidak pantas didurhakai. Bagaimana debgan sosok ibu? Penulis rekomendasikan lagunya Iwan Fals berjudul "IBU". kerren dan menyentuh.
Gempita wisuda Mahasiswa Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) NW Lombok Timur di Anjani, menjadi simbol peperangan kita melawan keterbelakangan, terus belajar dan berkarya, berbuat dan mengabdi adalah bagian dari cara kita melawan keterbelakangan. Semuanya akan indah pada waktunya, bila kita maksimalkan ihtiar dan doa. Semoga IAIH jaya menjadi pencetak generasi religius, berimtak dan beriptek. Semangat melanjutkan kiprah perjuangan guru besar kita Maulanasyaikh yang saat ini diteruskan oleh zurriyyat beliau Syaikhuna Raden Tuan Guru Bajang Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani LC MPdI, ketua umum PBNW sekaligus Rektor IAIH yang berwisuda hari ini.
SELAMAT KEPADA WISUDAWAN WISUDAWATI, SEMOGA MEMPEROLEH ILMU BAROKAH, BERMANFAAT BAGI DIRI, KELUARGA, ORGANISASI, AGAMA DAN BANGSA.
(Sabtu 3 Rabiul Akhir 1441 H/ 30 Nopember 2019 M)

Friday, October 11, 2019

Aku Hanya Bermodal Cinta


Aku Hanya Bermodal Cinta

Sebagai insan yang diciptakan oleh Allah SWT. tentu memilki hati yang dengan hati itu manusia bisa merasakan kesenangan, kebahagiaan, marah dan lain sebagainya. Dengan hati pula bisa memicu dan mendorong seseorang untuk berbuat kebaikan ataupun keburukan karena hati ini merupakan raja dari semua organ tubuh manusia.
Maka cinta itu terlahir dari hati. Oleh karenanya maka pastikanlah bahwa yang kita cintai itu adalah yang baik-baik karena semua itu dapat menentukan nasib baik atau buruknya seseorang baik di dunia maupun di akhirat kelak.
Diriwayatkan oleh Sayyidina Malik bin Anas ra. bahwa ada seorang laki-laki bertanya kepada Rasulullah saw. perihal hari kiamat. “Kapankah datangnya hari kiamat itu wahai Rasulullah?” Rasulullah saw. kemudian balik bertanya kepada laki-laki tersebut, “Apa yang telah kamu persiapkan untuk menghadapinya?” Laki-laki tersebut menjawab, “Belum ada wahai Rasulullah, kecuali hanya (modal) cintaku kepada Allah dan Rasul-Nya.” Rasulullah saw. kemudian bersabda:
انت مع من احببت
“Engkau bersama orang yang kamu cintai.” (HR, Bukhari)
Berita dari Rasulullah saw. tersebut menjadi penyejuk hari para sahabat ketika itu dan juga bagi kaum mukminin, namun ketahuilah bahwa berita tersebut juga menjadi tamparan yang sangat keras dan ancaman bagi orrang-orang yang keliru dalam memberikan dan mengalamatkan cintanya.
Bagi Sayyidina Malik bin Anas ra. berita ini sungguh sangat menggembirakan hatinya sehingga beliau berkata, “Sungguh tiada yang menggembirakan hati kami daripada hadits Rasulullah, “Seseorang bersama orang yang ia cintai.” Dan beliau juga mengatakan bahwa, “Aku mencintai rasulullah saw. Abu Bakar dan Umar dan aku berharap dapat berkumpul bersama mereka dengan bekal kecintaanku kepada mereka, kendati aku belum bisa beramal sebagaimana mereka beramal.”
Lalu apakah dengan modal cinta bisa masuk surga? Bahkan bisa berkumpul dengan orang yang kita cintai kelak di surga? Benar, begitulah memang yang sebenarnya. Akan tetapi ketahuilah bahwa dengan cinta pula seseorang tersungkur ke dalam neraka. Kenapa bisa demikian? Karena tergantung kepada apa dan siapa ia memberikan cintanya dan bagaimana ia mengekspresikan kecintaannya terhadap siapa yang ia cintai.
Maka hadits ini tidak hanya menjadi berita gembira namun hadits tersebut sekaligus menjadi tamparan kerasbagi mereka yang mencintai, membanggakan, menyanjung ataupun mengidolakan manusia dengan tipe seperti maghdubun ‘alaihim yaitu orang-orang yang dimurkai oleh Allah swt dan dhaallun yaitu orang-orang yang tersesat, seperti orang kafir atau munafiq. Karena kecintaan itu akan menempatkan dan menentukan antara orang yang mencintai dan orang yang ia cintai di tempat yang sama.
Maka sungguh cinta itu sangat agung dan luar biasa. Ia menjadi unsur pendorong manusia dalam berbuat dan penggerak untuk berusaha dalam mencurahkan pengorbanan demi apa yang ia cintai. Seberapa hebat dan semangat seseorang dalam pengorbanannya itu tergantung kepada kekuatan cinta yang bersemayam dan melekat dalam hatinya. Demi cinta seseorang rela berkorban, mencurahkan tenaga, dan menghabiskan waktunya. Bahkan karena cintanya pula ia rela mempertaruhkan kebahagiaannya sendiri demi apa yang ia cintai, ia tidak peduli lagi dengan dirinya. Betapa dahsyat dampak dari cinta, hingga dampaknya tidak hanya di dunia melainkan sampai akhirat kelak. Terpisahnya cinta di dunia bukanlah akhir dari perjalanan cinta karena masuh ada pengadilan di akhirat, di mana seseorang akan dikumpulkan bersama orang yang ia cintai selama di dunia.

[]Walahu a’lamu bisshawab.

Tuesday, July 16, 2019

RINJANI WA MAA ADROOKA MAA RINJANI


Rahasia Tuhan Bagi RinjaniOleh: Prof. Dr. TGH.Fahrurrozi Dahlan QH. ,SS., MA


RINJANI WA MAA ADROOKA MAA RINJANI

"Pulau Sasak kecil sekali
Tapi gunungnya besar dan tinggi
Kalau-lah orang pandai mengkaji
Pastilah sujud seribu kali"


Lebih dari 20 tahun yg silam, tepatnya pada hultah NWDI yang ke 60 saya mendapatkan ijazah Doa oleh al-Magfurulah Maulanassyaikh TGKH. Muhammad Zainuddin AM, yaitu DOA ASSIRRU ARROBBANY BI RINJAANY AL ANFENAANY.
Kalau diterjemahkan nama doa ini, kira2 begini terjemahannya: Rahasia Tuhan bagi Rinjany Al-Anfenaany. Saya mencoba mengurai makna di balik teks ini:



Pertama: Rinjani Simbol ketinggian dan kemuliaan. Logika Al-Quran Wal jibaala autaada. Gunung-gunung menjadi pasek/penegak bumi.



Kenapa Gunungnya lebih besar dari bumi yang ditopangnya? Apa rahasia Allah di balik ini?
Rabu, 17 Juli 2019

Gunung Rinjani adalah gunung berapi yang masih aktif tertinggi di Indonesia. Dengan ketinggian lebih dari 3200an meter di atas permukaan laut, Rinjani menjadi satu-satunya gunung berapi aktif di Indonesia yang kawahnya tetap menggelegar di dalam perut bumi sepanjang tahun. Dengan ketinggian 3200 meter DPL, sementara pulau yang ditopangnya hanya sekitar 100 km/segi, Artinya Gunung Rinjani Gunung tertinggi Di bumi Allah ini sebab bilangan pembaginya lebih kecil dan sedikit. Lihat Gunung Himalaya memang tinggi tapi lihat benua yang ditopangnya sungguh besar dan luas berarti secara pembagian faraidh Gunungnya menjadi kecil dan rendah.



Di Indonesia sendiri, terdapat Gunung Jayawijaya di Irian Jaya (Papua/Irian Barat) menjadi gunung tertinggi. Namun melihat pulau Irian Jaya yang sangat luas maka tidak sebanding juga dengan ketinggian gunung tersebut, selain itu gunung Jaya Wijaya adalah gunung berapi yang sudah tidak aktif lagi.
Kedua: redaksi Rinjani adalah Diri Maulanassyaikh Sendiri nama samaran yang sesungguhnya mencerminkan kemerendahan/ Tawaddhu' Maulanassyaikh untuk tidak mengatakan diri beliau memiliki keutamaan dan ketinggian yangg tak tertandingi (ibn zamaanihi/ sibawaihi zamaanihi/ baqiyatussalafi assholeh dan banyak lagi gelar yg diberikan oleh waliyullah terhadap diri beliau. Saya mengatakan demikian Coba lihat Sifat dari Rinjani Al-Anfenaany. Kebiasaan dalam bhs Arab benda2 besar dan tak terjangkau umumnya Sifatnya muannats. Jadi semestinya Rinjani al-Anfenaniyyah Rinjani yg dinisbahkan di lembah anfenan. Tapi redaksinya Rinjani al-Anfenaany.



Sebutan ini beliau sebut minimal 3 kali:



1) Dalam kitab Nahdhatuzzainiyyah: yaquulu rooji afwa robbihil majid ALANFENAANY najlu abidilmajid.



2) Dalam Doa ilmu dasar: Nahdhatul Wathan fil khair.......sampai Assyaikh Muhammad Zainuddin Abdul Madjid al-Anfenaany.



3) Dalam Kitab pengantar Bughyah al-Musytarsidin...kata akhirnya Al-Muhib al-Anfenany.



Itu semua mempertegas Rinjani yang tertinggi di jagat dunia ini adalah Maulanassyaikh yg dikenal keilmuan, kealiman dan perjuangannya. Susah mencari tandingannya pada zamannya.
Ketiga: acapkali Maulanassyaikh bercerita tentang Gunung Rinjani beliau selalu berkata Rinjani wa maa adroka maa Rinjani.



Apapun yang terjadi dengan Rinjani beliau selalu mengatakan Apa hikmah di balik itu semua. Tahun 1994 gunung Rinjani pernah mengeluarkan lumpur tanah yang menyebabkan aliran Sungai se-kecamatan Aikmel yang berada di bawah lembah gunung Rinjani meluap dan banjir lumpur di sepanjang alirannya. Beliau berucap Pade inget inget selapuk anak2ku murid2ku Rinjani nengke jangkenne ngentut (ingat2 rinjani sdg kentut) ngumbe akibatne jemak tegehne ngutak (bagaimana akibatnya besok jika meletus).



Pada tahun 1995 rinjani pernah mengeluarkan abu yg bisa membuat masyarakat Lombok begitu susah menghindar dari debu gunung rinjani itu.

Begitu tahun 1997 awal hujan tak kunjung turun negara sudah mulai tidak stabil maka Maulanassyaikh tidak diinginkan hidup oleh Allah di era fitnah maka beliau pindah ke hadirat Allah diwafatkan di akhir tahun 1997 setelah itu apa yg terjadi krisis moneter krisis kepemimpinan. demonstrasi besar2 an untuk menggulingkan soeharto..itulah yg disebut oleh nabi. Mautul aalimi zulmun meninggalnya orang yg alim itu adalah fitnah dan malapetaka.



Gunung Baru Jadi adalah gunung baru yg mmberikan teguran kepada semua yg tidak menjalankan amanah Allah. Teguran terhadap ketidakadilan teguran terhadap kethamaan duniawi...coba berenunglah kenapa gunung baru jari yg meletus kenapa enggak gunung rinjani yg tinggi itu...artinya sudah banyak yg tidak tahu arti kemuliaan keagungan ketinggian kehormatan dan keteladanan...Maka Maulanassyaikh cukup beliau bernasihat Assirru Arrobbany bi Rinjaany alanfenaany. tak ada ungkapan yg paling utama selain Hasbunallahu wa nikmal wakiil nikmal maula wa nikma annashir wa la haula wala quwwata illa billahil aliyyil aziem...ini tertulis dlm doa sirrurrabbani yg diijazahkan 20 tahun silam.

ASAL USUL GEMPA BUMI & GERHANA (Kajian Kitab Bada'i al-Zuhur)


قال الثعلبى لما قتل هابيل تزلزلت الأرض وهى أول زلزلة
وقعت في الأرض وكانت في اليوم تزلزل سبع مرات الى سبعة أيام من قتل هابيل وفي ذلك كسفت الشمس وهو أول كسوف وقع في الدنيا. قال الثعلبي لما قتل هابيل نبت الشوك في الاشجار وتغير طعم الفواكه وملح طعم الماء وكان آدم بأرض الهند ولم يكن عنده علم بقتل ابنه هابيل وكان يحبه

Attsa'labi berkata saat habil dibunuh maka bumi bergetar dan ini adalah pertama kali gempa yang terjadi dibumi, dan itu terjadi 7x dalam sehari sampai 7 hari dari kematian habil, oleh karenanya maka matahari jadi tertutup, dan ini adalah pertamanya terjadi gerhana matahari dimuka bumi. Attsa'labi berkata, ketika habil terbunuh maka tumbuhlah duri di pohon-pohon dan jadi berubah rasa buah-buahan dan jadi asin rasa air, pada saat itu adam masih di tanah hindia dan belum tau kabar tentang kematian anak yang dicintainya yaitu habil 

قال ابن عباس لما قتل قابيل أخاه هابيل كان في جبل قاسيون في مغارة الدم فشربت الارض الدم. فأوحى الله تعالى إلى قابيل أين أخوك فقال لا أدري فأوحى الله اليه ان صورة دم أخيك تنادي من الأرض بانك قتلته فقال قابيل يا رب وأين دمه فمن يومئذ حرم الله على الارض أن تشرب الدماء جميعا ولما رأى أدم ضيقا في صدره خرج الى الأرض ليرى ما حدث فيها فلما وصل الى جهة أولاده رأى ابنه هابيل قد قتل وأخذ قابيل الاغنام وتزوج باقليما فعند قدوم آدم هرب قابيل وساح فى الارض خوفا من أبيه 

Ibnu abbas berkata saat qobil membunuh saudara yang bernama habil saat itu berada di gunung qosiyun dalam gua darah maka bumi menyerap darah tersebut, lalu Alloh memberi wangsit pada qobil, dimana saudaramu, qobil menjawab aku tidak tau.Alloh memberi wangsit lagi, sesungguhnya bentuk/ gambaran darahnya saudaramu berteriak dari bumi bahwa kaulah yang membunuhnya lalu qobil berkata dimanakah darahnya ? maka pada hari itu juga Alloh mengharamkan bumi untuk menyerap semua darah di saat adam tahu kalau hatinya merasa tidak tenang maka ia keluar untuk mengetahui apa yang sudah terjadi, disaat sampai dihadapan anak-anaknya, maka barulah ia tau bahwa habil telah dibunuh, dan qobil mengambil dan mempersunting iqlima,disaat kedatangan adam maka qobil berlari dan menjerit karena takut pada ayahnya 

قال فلما تحقق أدم قتل ولده بكى ولما تحققت حواء ذلك صرخت فصار ذلك سنة في أولادهما وقت المصيبة 
قال الثعلبي لما علم آدم بقتل هابيل أقام سنة لا يضحك ولا يطأ حواء فأوحى الله تعالى اليه يا آدم الى كم هذا البكاء والحزن انى معوضك عن هذا الولد بولد يكون صديقا نبيا وأجعل من نسله الأنبياء الى يوم القيامة وعلامته أنه سيوضع وحده في بطن واحد فاذا ولد تسمه شيثا ومعناه بالسريانية عبد الله فلما حملت به حواء لم تجد لحمله ثقلا وولدته من غير مشقة ولما ولدت حواء شيثا كان ما مضى من قتل قابيل مائة سنة

Attsa'labi berkata : disaat kabar pembunuhan anaknya sudah jelas pada adam maka adam menangis,dan kabar tersebut sudah jelas pada hawa,maka ia langsung menjerit-jerit maka jadilah kebiasaan tersebut pada anak cucu mereka. Attsa'labi berkata disaat adam mengetahui terbunuhnya habil mak adam berdiam diri selama 1 tahun tidak pernah tertawa dan tidak mau menggauli istrinya (hawa) lalu Alloh memberi wahyuhai adam sampai kapan kamu bersedih dan menangis sungguh aku akan memberi gantinya padamu anak yang benar2 nabi dan aku akan menjadikan nabi-nabi dari keturunannya samapai hari kiamat,dan ciri-cirinya adalah bahwa ia nanti akan dilahirkan sendiri (tidak kembar) pada 1 kandungan,ketika ia lahir maka berilah ia nama syis,dan arti syis menurut bahasa suryani adalah abdullah, saat hawa mengandungnya,ia tak merasa berat dan tak merasa repot saat melahirkan, jarak antara kematian habil dan hawa melahirkan syis adalah 100 tahun. Wallahu a'lam.